• Ming. Jul 14th, 2024

Pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa

ByWangseo

Mar 7, 2024

jalurofstrong34.com – Pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah dunia yang terjadi setelah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. Berikut adalah beberapa poin penting terkait dengan pembentukan PBB:

  1. Tujuan Pembentukan:

    PBB di dirikan dengan tujuan utama untuk mempromosikan perdamaian dan kerjasama internasional setelah pengalaman tragis Perang Dunia II. Tujuan lainnya adalah untuk menjaga keamanan dunia, mengembangkan hubungan persahabatan antara negara-negara, dan mempromosikan kerjasama internasional dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, budaya, dan kemanusiaan. Baca Juga Sejarah Penjajahan Indonesia

  2. Konferensi San Francisco:

    Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di adakan di San Francisco, Amerika Serikat, pada April-Juni 1945. Lebih dari 50 negara berpartisipasi dalam konferensi ini untuk membahas dan merancang Piagam PBB. Baca Juga Seputar Politik

  3. Piagam PBB:

    Piagam PBB adalah dokumen pendirian PBB yang di tandatangani pada tanggal 26 Juni 1945. Piagam ini menetapkan struktur, tujuan, dan prinsip-prinsip dasar organisasi PBB, termasuk Dewan Keamanan, Majelis Umum, dan Sekretariat.

  4. Anggota Pendiri:

    Pada awalnya, terdapat 51 negara yang menjadi anggota pendiri PBB. Anggota-anggota ini termasuk negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Britania Raya, dan Prancis, serta sejumlah negara lain di seluruh dunia.

  5. Struktur Organisasi:

    PBB terdiri dari beberapa organ utama, termasuk Majelis Umum (tempat di mana semua negara anggota memiliki satu suara), Dewan Keamanan (yang bertanggung jawab atas menjaga perdamaian dan keamanan internasional), dan Sekretariat (yang di pimpin oleh Sekretaris Jenderal PBB).

  6. Tujuan-tujuan PBB:

    Tujuan-tujuan PBB, sebagaimana di jelaskan dalam Piagamnya, mencakup pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional, penyelesaian konflik internasional melalui dialog dan di plomasi, pengembangan hubungan persahabatan antara negara-negara, serta pengembangan kerjasama internasional dalam bidang-bidang seperti ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.

By Wangseo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *