• Sel. Apr 16th, 2024

jalurofstrong34.com – Ratu Victoria (Alexandrina Victoria) adalah salah satu tokoh monarki yang paling berpengaruh dalam sejarah Britania Raya. Ia lahir pada 24 Mei 1819, dan menjadi Ratu Britania Raya dan Irlandia pada tahun 1837 setelah kematian pamannya, Raja William IV. Di bawah pemerintahannya yang panjang, Ratu Victoria menjadi ikon dari masa kejayaan Kekaisaran Britania Raya. Berikut adalah gambaran umum tentang Kisah Ratu Victoria :

  1. Awal Hidup:

    Ratu Victoria lahir di Kensington Palace, London, sebagai anak tunggal dari Pangeran Edward, Adipati Kent, dan Putri Victoria dari Saxe-Coburg-Saalfeld. Ia di besarkan dalam lingkungan yang ketat dan di awasi ketat oleh ibunya. Baca Juga Ilmu Pengetahuan Sosial

  2. Kenaikan Tahta:

    Victoria naik tahta pada usia 18 tahun setelah kematian pamannya, Raja William IV. Karena ia masih belum menikah, masa pemerintahannya di mulai dengan masa yang di sebut sebagai “Era Victoria”. Pada tahun 1840, ia menikahi Pangeran Albert dari Saxe-Coburg dan Gotha, yang kemudian di kenal sebagai Pangeran Albert Consort. Pernikahan mereka di anggap sebagai salah satu pernikahan romantis terbesar dalam sejarah monarki Britania Raya. Baca Juga Beraneka Ragam Berita

  3. Pemerintahan Panjang:

    Ratu Victoria memerintah selama 63 tahun, dari 1837 hingga kematiannya pada tahun 1901. Pemerintahannya adalah salah satu yang terpanjang dalam sejarah Britania Raya dan mendefinisikan banyak aspek kehidupan politik, sosial, dan budaya di Britania Raya pada abad ke-19.

  4. Era Victoria:

    Masa pemerintahan Ratu Victoria, yang di kenal sebagai “Era Victoria”, merupakan periode yang di tandai dengan kebangkitan industri, pertumbuhan ekonomi, ekspansi kolonial Britania Raya, dan kemajuan budaya. Selama masa pemerintahannya, Britania Raya menjadi kekuatan dominan di dunia dan memperluas kekuasaannya ke berbagai wilayah di seluruh dunia.

  5. Keluarga dan Turun Temurun:

    Kisah Ratu Victoria dan Pangeran Albert memiliki sembilan anak, yang kemudian menikah dengan anggota keluarga kerajaan dan aristokrat di seluruh Eropa, memberikan kontribusi pada aliansi dan persilangan antar kerajaan Eropa. Salah satu anak mereka, Edward VII, menggantikan Victoria sebagai raja.

  6. Kematian dan Warisan:

    Ratu Victoria meninggal pada 22 Januari 1901, setelah pemerintahan yang panjang dan berpengaruh. Warisan politik, budaya, dan sosialnya tetap berpengaruh hingga hari ini. Periode yang di kenal sebagai “Era Victoria” mencerminkan stabilitas dan kejayaan Britania Raya, sementara masa pemerintahannya juga menimbulkan pertanyaan tentang monarki, reformasi sosial, dan peran wanita dalam politik.

By Wangseo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *